Senin, 12 Maret 2012

PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN TENTANG BANGSA DAN NEGARA

     A.  Pengertian Bangsa
          Bangsa adalah sekelompok besar manusia yang memiliki cita-cita moral dan hukun yang terikat menjadi satu karena keinginan dan pengalaman sejarah di masa lalu serta mendiami wilayah suatu Negara. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri, atau bisa diartikan sebagai kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu di muka bumi. Pengertian bangsa menurut beberapa tokoh :
1. Ernest Renan
Bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan kesetiakawanan yang  Agung.
2. F.Ratzel
Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat atau keinginan tersebut muncul karena adanya perasaan kesatuan antara manusia dan lingkungan tempat tinggalnya.
3. Hans Kohn
Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah.
4. Jalobsen dan Lipman
Berpendapat bahwa bangsa adalah suatu kesatuan budaya dan kesatuan politik (Culture Unity and Political Unity).
5. Otto Bauer
Bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter atau sifat, karena adanya persamaan nasib.

     B. Pengertian Negara
Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok manusia yang sama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok manusia tersebut.” Negara juga dapat diartikan sebagai satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban sosial.

     C.   Teori Terbentuknya Negara
1.    Teori Kenyataan
Timbulnya suatu negara merupakan soal kenyataan.  Apabila pada suatu ketika unsur-unsur negara (wilayah, rakyat, pemerintah yang berdaulat) terpenuhi, maka pada saat itu pula negara itu menjadi suatu kenyataan.

2.    Teori Ketuhanan
      Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, begitu juga Negara dan segala pemerintahan yang ada didalamnya serta masyarakat yang mendiami Negara tersebut.

3.    Teori Perjanjian
Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan, manusia akan musnah bila tidak mengubah cara-caranya. Manusia pun bersatu membicarakan dan membentuk suatu perjanjian untuk membentuk suatu Negara yang berfungsi untuk mengatasi tantangan alam yanga ada.
D.             D. Unsur-unsur Negara
1.    Wilayah tertentu
2.    Pemerintahan Berdaulat/efektif
3.    Rakyat
4.    Pengakuan dari negara lain
Wilayah tertentu :  tempat menetap rakyat dan tempat penyelenggraan pemerintahan, batas wilayah dimana kekuasaan negara itu berlaku.

Pemerintahan yang berdaulat : penyelenggara kekuasaan suatu Negara, keseluruhan alat kelengkapan Negara, diakui oleh rakyatnya .

Rakyat : sekumpulan manusia yang berdiam di satu tempat dan tunduk pada satu pemerintahan yang berdaulat
     Beberapa konsep yg terkait dengan rakyat :
1.    Warga negara: orang yang berdasarkan hukum merupakan anggota dari suatu negara
2.    Penduduk
3.    Bangsa : Kumpulan orang-orang yang telah memiliki kesadran untuk bersatu membentuk suatu negara

Pengakuan dari negara lain
1.    Pengakuan de facto : pengakuan sementara berdasarkan kenyataan bahwa di suatu wilayah telah berdiri suatu negara
2.    Pengakuan de yure : pengakuan sepenuhnya dan bersifat tetap.

E.      E. Bentuk Negara
1.    Negara Kesatuan (Unitaris)
Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah pusat memegang kedaulatan sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar. Hubungan antara pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan secara langsung. Dalam negara kesatuan hanya ada satu konstitusi, satu kepala negara, satu dewan menteri (kabinet), dan satu parlemen. Demikian pula dengan pemerintahan, yaitu pemerintah pusatlah yang memegang wewenang tertinggi dalam segala aspek pemerintahan. Ciri utama negara kesatuan adalah supremasi parlemen pusat dan tiadanya badan-badan lain yang berdaulat.
2.    Negara Serikat (Federasi)
Negara Serikat adalah negara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. Kendati negara-negara bagian boleh memiliki konstitusi sendiri, kepala negara sendiri, parlemen sendiri, dan kabinet sendiri, yang berdaulat dalam negara serikat adalah gabungan negara-negara bagian yang disebut negara federal.
3.                3. Perserikatan Negara
Perserikatan Negara atau konfedarasi merupakan gabungan dari beberapa Negara yang merdeka yang memilki kedaulatan sendiri. Penggabungan ini untk maksud-maksud tertentu. Misalnya pertahanan atau politik.
Contoh Perserikatan Negara yang pernah ada:
·         Perserikatan Amerika Utara (1776-1787)
·         Negara Belanda (1579-1798), Jerman (1815-1866)
4. UNI
Bentuk kenegaraan Uni adalah gabungan dari dua negara atau lebih yang merdeka dan berdaulat penuh, memiliki seorang kepala negara yang sama.     
     5. Dominion
Bentuk kenegaraan ini hanya terdapat di dalam lingkungan Kerajaan Inggris. Negara dominion semula adalah negara jajahan Inggris yang setelah merdeka dan berdaulat tetap mengakui Raja/ Ratu Inggris sebagai lambang persatuan mereka. Negara-negara itu tergabung dalam suatu perserikatan bernama “The British Commonwealth of Nations” (Negara-negara Persemakmuran).
6.  Koloni
Negara koloni atau jajahan adalah suatu daerah yang dijajah oleh bangsa lain. Koloni biasanya merupakan bagian dari wilayah negara penjajah. Hampir semua soal penting negara koloni diatur oleh pemerintah negara penjajah. Karena terjajah, daerah/ negara jajahan tidak berhak menentukan nasibnya sendiri. Dewasa ini tidak ada lagi koloni dalam arti sesungguhnya.
       7. Protektorat
Sesuai namanya, negara protektorat adalah suatu negara yang ada di bawah perlindungan negara lain yang lebih kuat. Negara protektorat tidak dianggap sebagai negara merdeka karena tidak memiliki hak penuh untuk menggunakan hukum nasionalnya. Contoh: Monaco sebagai protektorat Prancis.
Negara protektorat dibedakan menjadi dua (2) macam, yaitu:
·         Protektorat Kolonial, jika urusan hubungan luar negeri, pertahanan dan sebagian besar urusan dalam negeri yang penting diserahkan kepada negara pelindung. Negara protektorat semacam ini tidak menjadi subyek hukum internasional. Contoh: Brunei Darussalam sebelum merdeka adalah negara protektorat Inggris.

·         Protektorat Internasional, jika negara itu merupakan subyek hukum internasional. Contoh: Mesir sebagai negara protektorat Turki (1917), Zanzibar sebagai negara protektorat Inggris (1890) dan Albania sebagai negara protektorat Italia (1936).

Senin, 09 Januari 2012

Lingkungan Bisnis

     Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang lingkungan bisnis. Sejauh ini budi daya lobster air tawar semakin banyak diminati kalangan untuk bisnis dan untuk menyalurkan hobi. Peluang bisnis budidaya lobster sangatlah tinggi karena banyak kalangan yang semakin minat terhadap lobster. Perkembangan masyarakat sangat ditentukan oleh pengaruh lingkungan baik lingkungan alam maupun sosial kemasyarakatan. Sebagai contoh, saya membuat usaha Budi Daya Lobster Air Tawar. Lingkungan bisnis usaha Budi Daya Lobster Air Tawar cukup bagus, dimana ada respon dari masyarakat yang cukup bagus terhadap lobster untuk dikonsumsi. Masalah harga pasar, sebenarnya cukup menjanjikan. Secara ekonomis budi daya ini cukup menjanjikan. Permintaan atas lobster ini tiap tahun semakin meningkat, terutama untuk daerah Jabodetabek dan pangsa pasar ekspor.

Minggu, 08 Januari 2012

Mengelola Suatu Badan Usaha

     Dalam postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana mengelola suatu badan usaha yang saya dirikan. Tulisan kali ini masih berhubungan dengan dua postingan yang sudah saya buat yaitu tentang membaca peluang pasar dan lingkungan bisnis . Usaha yang saya buat adalah Budi Daya Lobster Air Tawar. Demi kelangsungan usaha yang saya buat maka dari itu saya harus harus dapat mengatur atau mengelola pekerjaan yang terdapat dalam badan usaha yang saya buat dengan sebaik-baiknya. Agar badan usaha yang saya buat berjalan dengan baik maka dari itu saya harus mempunyai rencana, rencana saya adalah dapat mengusai pasar secara nasional. Kemudian saya juga tidak bekerja sendiri, namun saya merekrut pegawai untuk membantu pekerjaan saya. Pembagian pekerjaan, penentuan wewenang, serta pemberian tugas dan tanggung jawab, sehingga setiap karyawan merupakan satu kesatuan secara maksimal untuk mencapai tujuan. Sebagai seorang pemimpin saya harus dapat mengendalikan atau mengawasi jalannya usaha yang saya buat. Pengendalian atau pengawasan bertujuan untuk mengetahui apakah hasil yang dicapai sesuai dengan rencana atau tujuan. Jika terjadi penyimpangan, maka perlu dilakukan pembetulan secepatnya.


     Demikain tulisan saya kali ini. Tulisan kali ini adalah sebuah pemikiran saya tentang bagaimana mengelola suatu badan usaha.
     Terima kasih ,, :)

Sabtu, 31 Desember 2011

Gaya-Gaya Kepemimpinan

Berdasarkan berbagai sumber akrtikel yang memuat tentang gaya kepemimpinan yang telah saya baca, saya menyimpulkan gaya kepemimpinan meliputi 1) gaya dengan orientasi tugas 2) gaya berorientasi pada karyawan. Pada gaya yang pertama pemimpin mengarahkan dan mengawasi melalui tugas-tugas yang diberikan kepada bawahannya secara tertutup, pada gaya ini lebih memperhatikan pelaksanaan pekerjaan daripada pengembangan dan pertumbuhan karyawan. Sedangkan gaya yang berorientasi pada karyawan lebih memperhatikan motivasi daripada mengawasi, di sini karyawan diajak untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan melalui tugas-tugas yang diberikan.
Demikan pendapat yang dapat saya sampaikan tentang gaya kepemimpinan.
Terimakasih

Minggu, 27 November 2011

Burgerkill - Shadow Of Sorrow

Today my heart is dying
No more feeling, just a fucking thing..
Bitter taste of desperate..

Reject, dissapoint is the word
For many excuses
I've lost in my own faith..

Sold my heart to nothingness
Broken faith i cannot fix
My heart is dying...

Give me one last breath
To prove myself right

Shadow Of Sorrow..
Just A fucking thing,
Kill Me !

Give me one last breath
To prove myself right
Give me one last breath
To live my way,To live my hate..

Shadow Of Sorrow..
Dying..

Sabtu, 05 November 2011

Burgerkill featuring Padi - Tiga Titik Hitam

Ketika semua bayang menjauh dari tubuh
Dan ketika semua angan enggan menyapa
Terbaring aku, terjebak aku
Di keheningan dalam ketiadaan

Kucoba cahayai ruang jiwa ini
Terus berharap dan terangi
Kucoba sembunyikan suara hati
Terus menampik dan berlari

Kutenggelam dalam kelam
Dan menjauh tanpa bayang
Kucoba menelan luka yang tak kunjung usai

Teriakan namamu
Dikesunyian hatiku
Meraba, merangkul suryamu
Dikehangatan jiwamu

Saat kebenaran tak lagi bermakna
Aku tersandar dan terdiam
Kemana akan kubawa diriku pergi
Semakin jauh, semakin rapuh

Lepaskan diri, jatuh membusuk
Biarkan aku, hilang .. Muak !

Terluka .. Aku .. Mencari

Sifat Enterpreneur dalam membuka usaha

     Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang sifat enterpreneur dalam membuka usaha khususnya apabila saya ingin membuka usaha di sekitar lingkungan tempat tinggal saya. Contoh kasus, saya ingin mencoba membuka usaha budi daya lobster air tawar. Kenapa usaha budi daya lobster air tawar yang saya pilih ???? karena di sekitar linggkungan tempat tinggal saya belum ada yang memulai usaha ini jadi saya ingin memulai usaha ini. Untuk masalah tingkat konsumsi terhadap lobster ini cukup tinggi dimana masyarakat masih susah untuk membeli lobster untuk dikonsumsi, jika mereka ingin membeli lobser untuk dikonsumsi mereka harus pergi ke super market yang menjual lobster. Melihat potensi ini saya sangat tertarik untuk memulai usaha ini disamping tidak terlalu susah dalam pengembangbiakannya serta perawatannya, keuntungannyapun sangat besar.
Percaya diri, sifat yang pertama saya terapkan karena untuk menghadapi banyak risiko ketika memulai bisnis, mempertahankannya ketika mengalami kesulitan, dan dalam membuat keputusan.
Integritas, untuk membangun integritas, coba jujur, dengarkan orang lain, hormati orang lain, akui jika melakukan kesalahan, jangan asal membuat janji.
Energi tinggi dan semangat, saya siap membuat komitmen fisik dan mental, bekerja lebih giat, dan bersikap kompetitif.
Pengalaman, belajar dari pengalaman adalah suatu hal yang penting untuk kemajuan usaha.
Dukungan, sebagai pemilik bisnis baru penting untuk menyadari, banyak perubahan yang akan terjadi dan tidak semuanya positif. Dukungan sangat diperlukan untuk memulai usaha baik dalam bentuk materi, sumber daya yang memadai, maupun motivasi dari orang lain.
Keterampilan mengatur, jangan menyia-nyiakan waktu,  memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dalam  mengatur dan memikirkan bidang apa saja yang bisa didelegasikan.
Fleksibel, sebagai entrepreneur harus fleksibel karena segala sesuatu berubah cepat. Entrepreneur sukses tahu cara menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan dari bisnis yang tumbuh dan berkembang dan mengembangkan keterampilan untuk menghadapi perubahan.
Jadi, ayo berwirausaha :)

Sekian akhir dari tulisan ini yang merupakan pendapat saya.
Terima kasih